Prajurit Penerjun
Ketika sudah menua ada takdir tak tertolak
Mereka prajurit penerjun
Laskar yang telah tunai tugasnya
Tugas memberi kehidupan
Kemuliaan tiada nilai sangat berharga
Mereka terjun dibantu angin.
Mereka terjun karena lemah tangkainya
Apakah mereka bersedih
Apakah mereka tak rela
Apakah mereka bangga
Apakah mereka bahagia
Musim gugur mereka lebih banyak terjun
Setelah menguning jatuh dan menjadi cokelat.
Lambaian saudara - saudaranya membentuk melodi indah
Disoraki burung - burung yang terbang mengitari.
Aku berterimakasih.
Seandainya zikirmu bisa kurasa