Sleep Over Tahajud Part 2
Mata Arany berat untuk dibuka penuh, tubuhnya ingin ada di pembaringan. Dia duduk di belakang Isha, di samping Sabria sebelah kiri membaca AL-Qur’an. Mukenah yang digunakan Arany sangat nyaman menjadi pelindung dingin malam dini hari pukul dua lebih. Arany bingung kekuatan apa yang memuatnya ikut bangun tidur, mengambil wudhu dan berada di tampat sholat, ruang tamu kostan Isha. Ada empat sajadah dibentangkan. Sudah tiga terisi untuk dirinya Sabrin dan Isha, satu lagi paling depan belum ada orangnya. Logika Arany berjalan, mereka bertiga baru terlelap dua jam lebih. “Apa yang ditunggu ini, cepat yo, lebih enak tidur dari pada tahajud, besok kita tidak ngantuk saat presentasi”. Arany membuka suara.
Isha membalik badannya “Iya, sholat tahajud sebentar saja ya Arany. Sudah tahu bacaan niat salat tahajudnya?”
“Belum, bagaimana coba jelaskan cara salat tahajud” Isha menjelaskan secara detail, dan pelan - pelan. Arany mendengarkan tanpa menyela dan membuka tutup mata menahan kantuk.
"Ushallii sunnatan tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillhi ta’alla". Arany mengucapkan dalam lisanya bersuara pelan namun terdengar untuk dirinya sendiri. Hati Arany mengucap arti bacaan tersebut “aku niat salat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’la“ . Mata ngantuk masih dilawan. Niat Arany dua rakaa’t saja setelah itu akan kembali tidur. Suara takbir terdengar, salat dimulai.
Arany memusatkan telinganya mendengar Al-Fatihah. Imam salat adalah Kak Zainab, pemilik kamar kostan disebelah kamar Isha. Suara lantunan Al-Fatihah yang terdengar Arany memuat mata Arany membuka lebar “bacaan yang bagus dan suara yang indah,” Arany istighfar mencoba kembali khusuk, ada perasaan nyaman mengalir dalam hatinya. Tarikan dan hembusan nafas Arany, sampai pada ketenangan hati ketika mendengar bacaan surah lain setelah Al-Fatihah. Arany tidak mengenal surah yang dibaca Kak Zainab.
***
"Asslamu’alaikum warahmatullah” ucapan salam pada rakaat terakhir. Arany memutuskan untuk ikut rakaat berikutnya. Kapan lagi akan salat tahajud, bersama teman – teman baiknya. Jika sendirian mungkin dia tidak terbangun. Sekali seumur hidup pernah salat tahajud tidak terlalu buruk, dari pada tidak sama – sekali.
#30DWCJILID40 #day6 #squad3